Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Tinggi Kolom Abu Capai 1.500 Meter

Pantauan CCTV Gunung Anak Krakatau sedang erupsi, Minggu (26/11/2023) (foto: gemapos/ Dok. PVMBG)
Pantauan CCTV Gunung Anak Krakatau sedang erupsi, Minggu (26/11/2023) (foto: gemapos/ Dok. PVMBG)

BeritaLampung.id (Balam) – Gunung Anak Krakatau yang terletak di Selat Sunda, Lampung Selatan kembali erupsi, Senin (27/11/2023) sekitar pukul 09.32 WIB. Tinggi kolom abu mencapai 1.500 meter di atas puncak atau sekitar 1.657 meter di atas permukaan laut.

Kepala Pos Pantau Gunung Anak Krakatau Andi Suardi menjelaskan detail peristiwa tersebut.

"Telah terjadi kembali erupsi Gunung Anak Krakatau pada hari Senin, 27 November 2023, pukul 09.32 WIB. Tinggi kolom letusan teramati kurang lebih 1.500 meter di atas puncak 1.657 meter di atas permukaan laut," ujar Kepala Pos Pantau Gunung Anak Krakatau Andi Suardi, Senin (27/11/2023).

Kolom abu teramati berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal condong ke arah barat laut. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 75 mm dengan durasi 1 menit 37 detik.

Andi mengungkapkan pemukiman terdekat dari Gunung Anak Krakatau berada pada Pulau Sabesi yang berjarak 16,5 kilometer.

Andi menghimbau masyarakat serta nelayan untuk tidak mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau pada radius 5 kilometer.

"Saat ini Gunung Anak Krakatau berada pada level III, siaga dengan rekomendasi masyarakat, nelayan, pendaki gunung, tidak mendekati gunung dengan radius lima kilometer," ujar Andi Suardi. (isy)