Mengenal Patung 4 Marga Tulang Bawang Barat

Patung ini menyimbolkan persatuan dan kesatuan masyarakat Tulang Bawang Barat. (foto:beritalampung)
Patung ini menyimbolkan persatuan dan kesatuan masyarakat Tulang Bawang Barat. (foto:beritalampung)

BeritaLampung.id (Balam) - Terdapat banyak objek wisata menarik di Kabupaten Tulangbawang Barat, Lampung.

Satu di antaranya ada monumen empat marga atau yang banyak disebut sebagai Patung Megow Pak.

Sesuai namanya empat marga, patung tersebut memiliki empat wajah yang merupakan lambang marga.

Yakni Marga Suay Umpu, Marga Buay Bulan, Marga Aji, dan Marga Tegamoan.

Pasalnya, seluruh marga itu menjadi inspirasi dibangunnya sebuah monumen Empat Marga tersebut.

Dibangun sejak tahun 2016 lalu oleh kepemimpinan mantan Bupati Tulangbawang Barat, Umar Ahmad.

Monumen dengan tinggi berkisar 15 meter dengan panjang berkisar 40 meter itu tersebut memiliki lokasi yang strategis.

Tepatnya di wilayah Tiyuh Panaragan, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tulangbawang Barat

Yang mana patung ini menyimbolkan persatuan dan kesatuan masyarakat Tulang Bawang Barat.

Dengan melalui proses yang sangat panjang, pada tahun 2019 akhirnya dimulai pembangunan patung ini dan selesai pada tahun 2021.

Selain menggambarkan 4 marga, patung ini juga menggambarkan keunikan setiap suku bangsa.

Terdiri dari tiga pria, satu wanita, dan terdiri dengan empat suku bangsa, yaitu Jawa, Lampung, Sunda, dan Tionghoa.

Patung Jawa menggambarkan keanggunan dan kehalusan budaya Jawa. Patung Lampung menggambarkan keberanian dan keindahan alam Lampung.

Patung Sunda menggambarkan keindahan seni dan kearifan lokal Sunda.

Dan patung Tionghoa menggambarkan kekayaan budaya Tionghoa dan bersemangat berbisnis.

Patung Empat Marga ini didesain sangat detail untuk memperlihatkan setiap elemen yang dilengkapi dengan aksesoris dan atribut dari ciri khas empat suku bangsa tersebut.

Seperti patung Jawa dilengkapi dengan wayang dan gamelan, patung Lampung dilengkapi dengan pakaian adat dan keris, patung Sunda dilengkapi dengan angklung  dan kebaya, dan patung Tionghoa dilengkapi dengan naga dan kipas.

Pahatan dari relief yang di bentuk sedemikian rupa menjadi salah satu daya tarik wisata yang bahkan hingga ke Mancanegara. (an)