Dampak Mati Listrik UMKM Lampung Merugi Hingga Puluhan Miliar

Sejumlah usaha di Lampung banyak merugi dan diperkirakan mencapai puluhan miliar. (foto:beritalampung)
Sejumlah usaha di Lampung banyak merugi dan diperkirakan mencapai puluhan miliar. (foto:beritalampung)

BeritaLampung.id (Balam) - Dampak Pemadaman listrik di Lampung yang terjadi, nyaris melumpuhkan ekonomi di Lampung termasuk kepada sektor UMKM.

Sejumlah usaha di antaranya fotocopy, rental komputer, ojek online sampai peternakan ayam dan ikan banyak merugi dan diperkirakan mencapai puluhan miliar.

Kemudian Ketua DPD Asosiasi Pengusaha Mikro Kecil dan Menengah Mandiri (APMIKIMMDO) Provinsi Lampung Adam Kurniawan mengatakan, dampak pemadaman listrik di Lampung sangat merugikan sektor UMKM.

"Banyak pelaku UMKM tidak bisa melakukan apa-apa saat listrik padam. Mereka kehilangan omzet ratusan ribu sampai jutaan."

"Kalau di Lampung ini ada 800.000 sampai 1 juta pelaku UMKM, maka kerugian di sektor UMKM bisa tembus ratusan miliar,” ujarnya.

Pihaknya mendapat laporan banyak sektor lain seperti peternakan dan perikanan yang juga mengalami kerugian akibat pemadaman tersebut.

“Kita dapat info dari teman-teman bidang usaha peternakan dan bidang perikanan Ayam mereka banyak mati dan ikan mereka banyak mati karena Listrik padam,” ungkapnya.

Dampak pemadaman sebagian sektor industri terpaksa menggunakan genset agar produksi tetap berjalan.

Hal itu membuat perusahaan harus mengeluarkan biaya operasional yang lebih tinggi untuk membeli solar nonsubsidi.

Kemudian disayangkan karena pemadaman listrik di Lampung terjadi secara tiba-tiba tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu.

Ia juga menyoroti langkah PLN yang dinilai tidak sigap dan cepat untuk menangani pemadaman listrik akibat gangguan tersebut.

PLN semestinya kata dia sudah bisa mengantisipasi dengan memiliki cadangan interkoneksi jaringan di beberapa titik.

Sehingga jika PLN punya kesiapan mengantisipasi itu, maka kejadian pemadaman listrik se-Sumatera ini tidak akan terjadi seperti ini. (an)